Ringkasan Materi Kelas 3 Tema 8 Praja Muda Karana

Ringkasan Materi Kelas 3 Tema 8 Praja Muda Karana

1. Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) (K.D 3.1 dan 4.1)

A. Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia

Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia yaitu Garuda Pancasila. Garuda Pancasila menggambarkan bahwa Indonesia merupakan negara yang kuat.
Setiap bagian dari lambang Garuda Pancasila memiliki makna tersendiri, yaitu :

  • Lambang Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu kesatuan.
  • Bulu sayap berjumlah 17 helai, melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia.
  • Bulu ujung ekor berjumlah 8 helai, melambangkan bulan kemerdekaan Indonesia yaitu bulan Agustus.
  • Bulu pangkal ekor berjumlah 19 helai, melambangkan dua angka pertama tahun kemerdekaan Indonesia.
  • Bulu leher berjumlah 45 helai, melambangkan dua angka terakhir tahun kemerdekaan Indonesia.
  • Perisai yang berisikan lambang-lambang sila dalam Pancasila.

B. Lambang Sila-Sila Pancasila dan Maknanya


Lambang sila dalam Pancasila tergambarkan dalam perisai Garuda Pancasila

Tabel lambang Sila-Sila Pancasila dan maknanya


C. Semboyan Bhineka Tunggal Ika

Bangsa Indonesia memiliki berbagai macam suku bangsa dan budaya. Perbedaan tersebut tidak menghalangi bangsa Indonesia untuk tetap bersatu mempertahankan NKRI. 

Semboyan Bhineka Tunggal Ika dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya adalah :
  • Bermain dengan semua teman meskipun berbeda suku bangsa dan agama.
  • Membantu teman yang kesulitan tanpa memandang perbedaan suku bangsa dan agama.

D. Pengamalan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

Pancasila merupakan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Sila Pertama, Ketuhanan yang maha Esa
  • Taat beribadah
  • Menghargai agama teman
2. Sila Kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradap
  • Saling menghargai antar teman
  • Tidak membeda-bedakan teman
3. Sila Ketiga, Persatuan Indonesia
  • Menghargai suku yang berbeda
  • Menjaga kerukunan
4. Sila Keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  • Bermusyawarah
  • Pemilu
5. Sila Kelima, Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
  • Menghargai hak orang lain
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban
 
2. Bahasa Indonesia

A. Pramuka (KD 3.9 dan 4.9)

Pramuka adalah singkatan dari Praja Muda Karana. Pramuka diciptakan oleh Robert Boden Powell yang dijuluki sebagai bapak pramuka dunia. Hari pramuka selalu diperingati pada tanggal 14 Agustus.

1) Lambang gerakan pramuka

Lambang gerakan pramuka di Indonesia dilambangkan oleh tunas kelapa. Lambang ini dipilih karena pohon kelapa memiliki akar, batang, daun dan buah kelapa yang memiliki banyak manfaat. Tunas kelapa dilambangkan sebagai tunas bangsa Indonesia. Arti dari lambang pramuka Indonesia adalah:
  • Tunas kelapa, artinya setiap anggota pramuka harus kuat menghadapi segala tantangan dan tunas kelapa dapat tumbuh dimana saja artinya setiap anggota pramuka dapat menyesuaikan diri dalam segala keadaan.
  • Pohon kelapa tumbuh menjulang tinggi, artinya setiap anggota pramuka memiliki cita-cita yang tinggi.
  • Akar tumbuh kuat kedalam tanah, artinya setiap anggota pramuka memiliki keyakinan dan tekat yang kuat untuk menggapai cita-citanya.

2) Seragam pramuka

Seragam pramuka di Indonesia adalah warna coklat tua dan coklat muda. Coklat tua menggambarkan tanah di Indonesia. Warna coklat muda menggambarkan air yang mengalir di tanah Indonesia. Warna coklat dipilih karena agar anggota pramuka tidak lupa semangat dan jasa para pahlawan. Adapun seragam dilengkapi dengan dasi merah putih, yang artinya anggota pramuka harus siap mempertahankan kibaran bendera merah putih.

B. Rambu lalu lintas (KD 3.9 dan 4.9)

Rambu lalu lintas dijalan ada yang berupa perintah dan ada pula yang berupa larangan. Semua rambu lalu lintas di jalan berguna agar pengguna jalan terhindar dari kecelakaan.
 
Contoh rambu lalu lintas


C. Denah (KD 3.7 dan 4.7)
Denah merupakan gambar yang menunjukan kota, jalan dan sebagainya. Denah berfungsi sebagai petunjuk hal tertentu. Untuk menemukan tempat pada denah, kita harus menbaca denahnya terlebih dahulu. Cara membaca denah yaitu, dengan memperhartikan arah mata angina sebagai titik utama.
 
Baca Juga : 

3. Matematika

A. Sudut (KD. 3.11 dan 4.11)
Sudut merupakan daerah yang dibatasi oleh dua garis yang berpotongan di satu titik. Dalam suatu sudut terdapat kaki-kaki sudut dan titik sudut. Berdasarkan besarnya sudut dibedakan menjadi tiga jenis yaitu:

1) Sudut siku-siku
Sudut siku-siku adalah sudut yang kedua kaki sudutnya saling tegak lurus dan membentuk sudut sebesar 90ᴼ.

Contoh:
sudut siku-siku
Sudut Siku-siku

2) Sudut lancip
Sudut lancip adalah sudut yang lebih kecil dari sudut siku-siku. Artinya besar sudut lancip kurang dari 90ᴼ.

Contoh:
sudut lancip
sudut lancip

3) Sudut tumpul
Sudut tumpul adalah sudut yang lebih besar dari sudut siku-siku. Artinya besar sudut tumpul lebih dari 90ᴼ

Contoh :
sudut tumpul
sudut tumpul


B. Sifat-Sifat Bangun Datar (KD 3.12 dan 4.12)

Bangun datar adalah bidang datar yang dibatasi oleh garis lurus atau garis lengkung dan tidak memiliki ruang. Contohnya ada segitiga, persegi, persegi panjang, lingkaran serta masih banyak lagi. Dalam kehidupan sehari-hari contohnya adalah bendera, tutup gelas, permukaan meja dll. Setiap bangun datar memiliki sifat-sifat yang berbeda.

1) Persegi

Persegi

Sifat-sifat persegi :
  • Memiliki 4 sisi yang sama panjang, yaitu sisi AB=BC=CD= AD
  • Memiliki 4 sudut yang sama besar yaitu sudut siku-siku. 
  • Sudut A = Sudut B = Sudut C = Sudut D
Contoh bangun datar persegi dalam kehidupan sehari-hari adalah bendera semafor, buku, dll.

2) Persegi Panjang


Sifat-sifat persegi panjang :
  • Memiliki 2 pasang sisi yang sejajar dan sama panjang, yaitu sisi AB = sisi CD dan sisi BC = sisi AD.
  • Memiliki 4 sudut yang sama besar yaitu sudut siku-siku, yaitu sudut A = Sudut B = Sudut C = Sudut D
Contoh bangun datar persegi panjang dalam kehidupan sehari-hari yaitu papan tulis, buku gambar, pintu dll.


C. Data (KD 3.13 dan 4.13)

Data adalah catatan informasi mengenai suatu hal, misalnya data jenis pekerjaan orang tua siswa kelas 3. Pengumpulan data dapat dilakukan dengan wawancara, pengamatan langsung dan menyebar kuisioner. Setelah data dikumpulkan maka data tersebut akan disajikan dalam beberapa bentuk antara lain dalam bentuk tabel, diagram batang, diagram gambar dll.

1) Penyajian data dalam bentuk tabel.
Data pekerjaan orang tua kelas 3


2) Penyajian data dalam bentuk diagram batang


3) Penyajian data dalam bentuk diagram gambar

Dari tabel dan diagram diatas, diperoleh informasi sebagai berikut:
Jumlah pekerjaan orangtua kelas 3 sebagai petani ada 15 orang.
Jumlah pekerjaan orangtua kelas 3 sebagai guru ada 9 orang.
Jumlah pekerjaan orangtua kelas 3 sebagai wiraswasta ada 21 orang.
Jumlah pekerjaan orangtua kelas 3 sebagai penjahit ada 6 orang.
Pekerjaan orangtua kelas 3 yang paling sedikit adalah penjahit.
Pekerjaan orangtua kelas 3 paling banyak adalah wiraswasta.

4. SBDP

A. Musik (KD 3.2 dan 4.2)

Setiap lagu memiliki lirik dan nada. Lirik merupakan kumpulan kata-kata yang memiliki nada. Setiap lagu memiliki pesan-pesan yang ingin disampaikam oleh penyanyi ke pendengar. Cara untuk menjiwai sebuah lagu diantaranya adalah memahami lirik dan pola irama.

Pola irama adalah sekelompok bunyi dengan susunan irama tertentu. Susunan irama tersebut teratur dalam satu atau beberapa birama yang muncul secara berulang dan teratur dalam sebuah lagu. Ada birama 2/4, 3/4, 4/4 dan 6/8.

Ketika bernyanyi juga harus menjiwai lagu tersebut, dilakukan dengan menyesuaikan ekspresi wajah. Ada lagu yang dinyanyikan dengan ekspresi sedih, gembira, sendu, dll. Bernyanyi akan lebih bagus ketika diirigi dengan alat music, contohnya gitar, biola, piano,dll.

B. Tari (KD 3.3 dan 4.3)

Menari merupakan kegiatan sebagai bentuk ungkapan perasaan atau ekspersi seseorang melalui gerak yang teratur. Menari akan lebih indah jika diiringi oleh lagu atau music. Gerak dalam tari dapat berupa gerakan kepala, tangan, kaki dan sebagainya. 

Setiap gerakan dalam tari ada yang dilakukan dengan kuat dan ada juga yang dilakukan dengan gerakan lemah. Tarian gerakan kuat biasanya diiringi lagu yang memiliki tempo cepat dan semangat. 

Tarian gerakan lemah biasanya diiringi lagu yang memiliki tempo lambat dan gemulai. Ketika menari terkadang menggunakan property untuk memperindah tari, contohnya tongkat, tali, piring, payung,dll.

C. Menggambar (KD 3.1 dan 4.1)

Ketika sedang menggambar tentu harus menggunakan unsur rupa. Unsur rupa berupa titik, garis, bidang dan warna.


Warna dibedakan menjadi dua yaitu warna primer dan warna sekunder. Warna primer adalah warna dasar yang digunakan untuk menghasilkan warna sekunder. 

Warna primer terdiri dari warna merah, biru, dan kuning. Warna sekunder adalah warna yang terbuat dari campuran warna primer. Contohnya warna jingga, ungu, hijau, dll.

D. Teknik aplikasi (potong, lipat dan sambung) (KD 3.4 dan 4.4)
Garis dapat berfungsi sebagai alat bantu untuk menggunting atau melipat sebuah pola. Membuat garis yang lurus dapat menggunakan bantuan penggaris, sedangkan untuk memotong memerlukan gunting. Media yang biasanya digunakan adalah kertas, kain, botol plastic bekas,dll. Setelah potong bagian-bagian tersebut disambung dengan bantuan lem, doubletape ataupun dijahit. Contoh karya seni yang menggunakan teknik ini adalah maket, mobil-mobilan, kapal-kapalan, gantungan kunci dll.




0 Response to "Ringkasan Materi Kelas 3 Tema 8 Praja Muda Karana"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel